Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Ketika Seorang Guru Menjadi Rumah

  Ketika Seorang Guru Menjadi Rumah Di sebuah sekolah yang kecil, ada seorang guru bernama Pak Tenang. Ia adalah guru yang paling sabar di sekolah itu. Setiap pagi Pak Tenang datang lebih awal ke sekolah dan masuk kelas tepat waktu. Pak Tenang selalu membuka jendela, membiarkan udara pagi masuk. Pak Tenang berdiri sambil menunggu anak-anak muridnya masuk ke kelas. Suatu pagi, Dapot seorang siswa di kelas Pak Tenang datang terlambat. Wajah Dapot sembab, matanya merah. Dapot terlihat lesu. Teman-teman Dapot heran melihatnya, tapi tidak ada satu pun yang bertanya. Mereka khawatir pertanyaan mereka akan membuat Dapot semakin sedih. Pak Tenang lalu menghampiri Dapot. Sambil bertanya dengan lembut: “Dapot, kamu tidak apa-apa nak?” Dapot menunduk dan menganggukkan kepalanya. “Pak… kemarin aku tidak mau ke sekolah. Tapi kalau aku tidak sekolah, Mama pasti marah.” Pak Tenang tidak melanjutkan pertanyaannya.  Ia hanya mengatakan: “Dapot, kamu boleh duduk dulu ya. Nanti kalau mau cerita,...

Postingan Terbaru

Bangkit, Lagi dan Lagi

Puisi Sahabat

Puisi Wanita Galak yang Penuh Cinta

Puisi Kamu karya Gavyn Darrell Jarome Siahaan