Bangkit, Lagi dan Lagi
Bangkit, Lagi dan Lagi
Namanya Gavyn. Dia hidup di sebuah kota yang lentur dan damai. liki seorang guru yang hanya memujki 1 siswa saja di kelasnya tiap kali memenangkan sebuah lomba storytelling.
Gavyn dikenal sebagai anak yang tidak terlalu banyak bicara. Sama seperti anak-anak seusianya, Gavyn memiliki harapan dan impian yang lebih besar dari pada gerak bibir kelelahan.
Tahun itu, Gavyn duduk di kelas 5 SD. Dia memi
Siang itu Gavyn pulang ke rumah dan terduduk memanggil Ibunya.
Gavyn: “Ma, boleh tolong carikan lomba yang bisa saya ikuti? Saya juga ingin seperti Nina yang namanya selalu disebut di dalam kelas. Saya juga pasti bisa.”
Mama: “Baiklah nak, mama akan segera carikan lomba untukmu. Dengan syarat, jika kamu berhasil kelak, kamu tidak boleh sombong. Banggalah pada gurumu walaupun mungkin gurumu belum melihat kemampuanmu.”
Dan tibalah harinya Gavyn mengikuti lomba story telling speech contest. Walaupun hasilnya belum tepat pada kemenangan, tetapi Gavyn tetap merasa bangga karena telah berusaha.
Gavyn berkata dalam hatinya: “Hari ini aku belum berhasil. Tapi dengan keyakinan bersama Tuhan, aku pasti bisa.”
Mama: “Bagaimana perasaanmu nak? Apakah masih mau mencoba lagi?”
Gavyn: “Iya ma. Bantu aku ma.”
(Dan mama pun memeluknya, sambil berkata: “Tuhan akan menolongmu.”)
Mama: “Bagaimana perasaanmu nak? Apakah masih mau mencoba lagi?”
Gavyn: “Iya ma. Bantu aku ma.”
(Dan mama pun memeluknya, sambil berkata: “Tuhan akan menolongmu.”)
Hari demi hari berlalu. Gavyn masih merasakan rasa kekecewaannya kepada gurunya. Tapi Gavyn tetap berusaha mengalahkan rasa kecewa itu dengan berpikir positif. Dia bertekad dan menunjukkan kepada guru tersebut bahwa Gavyn juga layak.
Gavyn pun naik kelas 6, tapi tidak bertemu lagi dengan guru yang di kelas 5. Tapi Gavyn tetap ingin menunjukkan bahwa Gavyn bisa lebih dari yang gurunya kelas 5 pikir. Saat Gavyn duduk di kelas 6, Mama pun menemukan 1 lomba yang bisa diikuti Gavyn. Namanya Olmpiade Numerasi Literasi
Gavyn pun semangat untuk mengikuti lomba tersebut.
Gavyn pun semangat untuk mengikuti lomba tersebut.
Pada hari itu, lomba dimulai pada pagi hari dan pengumumannya di sore hari.
Jumlah peserta ada sekitr 400 lebih siswa SD , ketika pembacaan pemenang dimulai dari peringkat 30 hingga 4 besar, namun Gavyn tidak ada di sebutkan.
Gavyn pun mulai cemas dan langsung berdoa:
“Tuhan, Tuhan sayangkan kepadaku? Tolong Tuhan ijinkan aku berdiri di depan panggung.”
Dan Tuhan mendengar doa Gavyn. Gavyn dipanggil di posisi ke-3.
Alangkah bahagianya Gavyn saat itu.
“Tuhan, Tuhan sayangkan kepadaku? Tolong Tuhan ijinkan aku berdiri di depan panggung.”
Dan Tuhan mendengar doa Gavyn. Gavyn dipanggil di posisi ke-3.
Alangkah bahagianya Gavyn saat itu.
Dan lomba-lomba yang lain pun diikuti oleh Gavyn. Banyak prestasi yang diraih Gavyn di luar sekolah, terutama di bidang Matematika. Saat itu Gavyn tidak lagi kecewa kepada guru kelas 5-nya. Melainkan Gavyn sangat berterima kasih. Berkat kejadian itu, Gavyn bisa lebih mengenali kemampuannya. Tidak ada lagi rasa kecewa yang ada hanya syukur.
1 Tahun berlalu, Gavyn pun masuk ke SMP favoritnya. Prestasi tetap ditorehkannya. Tapi suatu ketika di olimpiade yang diikuti Gavyn kelas 9 Gavyn kalah. Namanya tidak ada di daftar 20 pemenang.
Gavyn sedih, kecewa dengan dirinya sendiri. Langit seakan runtuh. Tidak ada lagi canda dan senyum.
Dalam perjalanan pulang dari kota Medan tempat perlombaan air mata Gavyn berpikir bahwa dirinya gagal, dan semua usahanya sia-sia. Ia merasa malu. Tentang malam-malam yang penuh latihan.
Dan tentang dirinya, Ia hampir menyerah.
Dan akhirnya Gavyn tahu:
Kemenangan itu bukan soal nilai, tapi keberanian untuk bangkit.
Gavyn menengadah ke langit yang tampak berwarna jingga.
Sambil berkata kepada Tuhan.
Dan setelah itu seakan dunia sendiri memberi tepuk tangan kecil untuknya, dan berkata:
“Gavyn, teruslah melangkah bersama Tuhan.”
Dan setelah itu seakan dunia sendiri memberi tepuk tangan kecil untuknya, dan berkata:
“Gavyn, teruslah melangkah bersama Tuhan.”
Bangkit🎖
BalasHapusmantap
BalasHapusmntap
BalasHapuswow
BalasHapuscomeback stronger
BalasHapusmemotivasi
BalasHapusHebat
BalasHapusBangkit!!!
BalasHapusrelate penso
BalasHapus