Puisi Wanita Galak yang Penuh Cinta

Wanita Galak Yang Penuh Cinta

Ibu,

Engkau memang tidak terlihat seperti ibu yang manis yang kulihat di TV atau media sosial.

Suaramu menggelegar, mengalahkan alarmku tiap pagi.

Dengan nada 10 oktaf, kau bangunkan aku. Bangun!!!


Ibu,

Wanita yang galak.

Mirip cerita berjalan yang sewaktu-waktu bisa berubah,

dalam waktu 1 detik.

Kau bisa marah dan membentak karena lelahmu,

tapi tiba-tiba engkau menangis karena merasa bersalah.

Kau bisa masak, sambil memberi nasehat.

Kau bisa cuci piring sambil ngomel. Kau ibarat pemain sinetron yang handal.


Ibu,

Si wanita galak yang marah saat aku membangkang.

Marahmu terkadang membuat aku menangis,

tapi aku tau ibulah ceramumu untuk membuatku menjadi sosok yang bertanggung jawab.


Ibu,

Si wanita galak yang tegurannya kadang menusuk hati,

walaupun galak engkau, tapi tetap memperhatikan apa yang aku butuhkan.

Aku tau marahmu untuk kebaikanku.


Ibu,

Terimakasih untuk tiap doa yang tidak pernah putus untukku.

Hari ini aku menyadari bahwa tiap amarahmu adalah bentuk sayangmu kepadaku.

Kasih sayangmu bukan sebentuk bunga mawar,

melainkan pagar yang kokoh untuk melindungiku dari segala arah.


Untuk ibuku, si wanita galak yang penuh cinta.

Terimakasih untuk cinta yang kau beri tanpa mengharap kembali.                                    


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer